" DIGODAIN DAN DIAJAK IKUT PENUNGGU GUNUNG ARJUNO "




BASED ON TRUE STORY
A HORROR THREAD
YANISUKMA


-BASED ON TRUE STORY- Gunung arjuno , salah satu gunung di jawa timur yang lumayan terkenal dengan kemistisan nya . saya melakukan via purwosari , tetapi karena saya mendadak haid , kami pun memutuskan untuk beralih ke jalur tretes .
Hari itu , tepatnya tanggal 30 desember 2019 sekitar jam 10 pagi kami memulai pendakian . kami berjalan dengan ritme santai dan tidak terburu-buru .
meskipun santai , kamu tetap punya target untuk sampai di kop-kop’an ( pos 2 ) sebelum maghrib . karena kata nya penunggu yang di kop-kop’an ini “ rese dan sensitif “ . hari itu kami di guyur hujan yang sangat deras , sampai akhirnya jam 2 siang kami sampai di kop-kop’an .
kami pun rehat di pos 2 dan mendirikan bivak dari flysheet untuk berteduh dan menghangatkan badan . menjelang maghrib pun beda , dan kami memutuskan untuk melanjutkan perjalanan selepas maghrib .
kami pun melanjutkan perjalanan kami tidak ada yang aneh dan semua masih biasa aja . kita sempet berhenti untuk istirahat ,sebelum akhirnya kami tiba di tanjakan terakhir sebelum pondok (pos3) .
sekitar jam 11 malam , kami tiba di tanjakan terakhir sebelum pos 3 . langkah sudah mulai berat karena kapasitas oksigen pun menipis .


WWW.INDOGOLDENQQ.VIP
mulai dari sini hawanya udah ndak enak , Saya memang bukan anak indigo , tapi untuk hal yang seperti ini saya agak sensitif dan peka .
fokus saya agak teralihkan ke sekitar waktu itu .” wah rame banget , disambut tah” Celetuk saya dalam hati . memang mereka tidak nampak , tapi hawa mereka sangat jelas saya rasakan saat itu .
Hawa-hawa menyergap yang membuat dada saya sesak . saya mulai memperlambat langkah saya agar bisa menyeimbangkan langkah kawan saya yang di belakang . jadi , saat itu posisi kami ber5 dan saya di tengah , dua rekan saya di depan dan 2 lagi di belakang . saat itu saya perempuan sendiri .Langkah kaki saya semakin berat karena pikiran sudah mulai kacau dan tidak tenang .
Gubrak!! saya terjatuh begitu saja ketika mata saya melihat sesuatu yang begitu besar di samping kanan saya .Bayangkan tinggi saya hanya sepaha nya saja , dia seperti mau menerkam saya sambil membisikkan “ ayo ikut “ !! membayangkan sosok nya pun masih membuat saya merinding .
kata-kata “ayo ikut saya” terus terngiang-ngiang di telinga saya . Kawan-kawan yang lain mulai berdzikir dan membaca surat-surat pendek . saya boro-boro membaca surat pendek , mengucapkan lafadz Astagfirullah pun ndak keluar-keluar dari mulut saya .
pada malam itu , saya hanya bisa meyakinkan diri bahwa saya tidak mau ikut “ dia “ , saya juga tidak mengganggu “dia” , saya pun tidak berniat aneh-aneh disini . saya terus meyakinkan diri , dan teriak-teriak bilang “ gamau saya gamau ikut kamu , kamu siapa ngajak-ngajak saya “
saya terus menerus meneriakkan kata itu sambil terpejam karena jujur saya ndak berani liat sosok nya lagi . Sawan , itu yang saya rasakan .
Tapi kawan saya yang lain hanya mendengar saya menangis , padahal tenggorokkan saya sampai kering teriak-teriak seperti itu .

WWW.INDOKASQQ.INFO

saya kemudian mengumpulkan seluruh tenaga dan meyakinkan diri untuk bisa berdiri .Karena jujur saat itu rasanya seperti ketindihan dan sangat sulit untuk bergerak .
mas irpan , salah satu teman pendakian saya terus menerus menyuruh saya untuk membuka mata , akhirnya saya membuka mata saya lalu kemudian langsung bangkit dan mengajak teman-teman saya untuk segera pergi dari tempat ini .
teman-teman saya pun langsung menurut dan mas goten membawakan carrier saya .
ketika meneruskan perjalanan ke pos 3 saya benar-benar tidak berani membuka mata sampai-sampai jalan daya dituntun oleh mas irpan . Dalam pikiran saya saat itu adalah saya harus tenang , saya harus yakin , dan saya harus percaya bahwa tidak akan terjadi apa-apa .
Akhirnya kami sampai di pondokkan dan teman-teman langsung mendirikan tenda . karena saya masih merasa di awasi , saya pun berusaha mengabaikan dan menyibukkan diri dengan membuat kopi dan teh untuk menghangatkan badan .
Akhirnya setelah menghangatkan badan , kami memutuskan untuk istirahat . saya pun terlelap , namun semua nya ternyata belum selesai ,
sekitar jam 2 pagi saya terbangun karena merasakan ada sesuatu yang mengelilingi tenda kami .
saya berusaha tidur dan tidak memperdulikan hal tersebut . nyali saya tidak setangguh itu untuk mengecek ada apa di luar tenda kami . Teman-teman yang lain pun tidur dengan nyenyaknya . dan saya berusaha setengah mati untuk terlelap dan beruntungnya hal tersebut berhasil .
rencanna kami summit hari itu terpaksa kami tunda karena kami semua bangun kesiangan . maklum sepertinya teman-teman juga kecapean karena jalan semalem . hari itu kami putuskan untuk berjalan-jalan menuju lembah kidang saja .
keesokan harinya tanggal 1 januari 2020 , kami summit . cuaca cukup cerah dan tampak bersahabat . Namun sesampainya kami di puncak ogal-agil kabut tampak tebal dan angin kencang .
Konon kabut di puncak arjuno memiliki makna dan cerita tersendiri .
cuaca di puncak arjuno memang sulit ditebak , dari bawah cerah bisa saja sampai di atas cuaca berkabut dan badai .
setelah mengambil gambar dan ngopi-ngopi sejenak kami memutuskan turun .
Kami melewati pasar dieng , disini ada banyak batu tersusun seperti makam . saat itu kabut masih cukup pekat sampai-sampai kami salah memilih jalur dan hampir masuk ke jurang di penglihatan kami semua seperti nya di depan ada punggungan padahal tidak ada .
kenyataannya di sekeliling kami adalah jurang . saya mulai skeptis karena mendengar suara tangisan bayi dan iburnya seperti sedang menenangkan . “ mas goten , bener nggak jalannya ?” ,mas goten jawab “ bener ini yun , insaallah”
teman-teman yang lain menyahut.” mundur apa puter balik sambil nunggu kabut reda , didepan itu jurang”


WWW.INDOTIKIQQ.VIP

mas goten menurut , sambil berputar balik dia nyeletuk.” aduh kaya nya jalannya emang salah , soalnya ada suara bayi nangis ya yun”
mas irpan langsung menyahut “ eitss tahan mas . ditenda aja ceritanya , ini kita cari jalan ke atas dulu “  aku pun hanya bisa diam dan bergumam dalam hati “ternyata yang denger suaranya ndak cuman aku”
Alhamdulillah kami menemukan jalur untuk turun. Kabut mulai reda saat kami sampai di alas lali jiwo . dan di bawah sini cerah , tidak berkabut seperti di puncak tadi . wah arjuna memang menggoda .
sesampainya di tenda kami langsung menceritakkan kejadian tadi . Ternyata benar kami semua mendengar suara yang sa,a . Suara bayi menangis . logika saja , masa di gunung yang anginnya kencang dan kabut tebal seperti itu ada seorang bayi?? tidak masuk akal kan .
keesokkan harinya , kita lanjut ke puncak welirang . jadi gunung arjuno ini ada 4 puncak , puncak ogal-agil , kembar 1 , kembar 2 , dan welirang .
di track menuju puncak welirang ini kita pasti bakal ketemu sama para penambang belerang . Karena cuma di welirang yang ada kawahnya . nah mereka bawa gerobak buat ngangkut belerangnya .





seperti biasa kita tegur sapa sama bapak-bapak penambang itu . nah terus waktu itu saya pisah jalur sama rombongan , mereka pada ambil jalan pintas yang agak menanjak dan saya jalan di jalur yang biasa penambang lewatin karena memang agak landai .
meskipun pisah , saya tetap stay kalem aja karena suara mereka juga masih kedengeran karena memang ga terlalu jauh juga jarak kami .
nah kemudian saya papasan lagi tuh sama seorang bapak-bapak penambang belerang . udah lumayan agak tua karena rambutnya saya lihat udah beruban .saya tegur lahh “monggo pakde”
tapi beliau diam saja , dan pas banget ketika papasan sama saya , saya melihat karung yang berisi belerang itu mengucurkan darah . saya kaget dan shock dong dan reflek “ pakde itu kenapa berdarah?” beliau lagi-lagi cuma diem dan gak menjawab saya .
saya sama sekali ga kepikiran hal-hal yang aneh sih . Jujur malah khawatir sama bapaknya takut ada luka atau gimana .
Sambil melanjutkan perjalanan saya coba tengok kebelakang karena suara gerobak yang gredek-gredek itu berhenti . pas saya tengok , kosong ga ada siapa-siapa .
pikir saya kok bapaknya cepet amat sih. saya reflek turun lagi balik lagi buat liat bapaknya . dan sebelum turunan panjang , kalaupun bapaknya jalan cepet ya mesti ada karena turunannya panjang . Tapi itu nihil, bapaknya sama sekali ga ada . Saya kaget dan bener-bener ga habis fikir .
dan saat saya masih diem mikirin hal tersebut , tiba2 saya denger ada bisikan di telinga saya” kenapa ndo” . bisikan aja rupanya ga ada dong :(( . Reflek saya lari ke atas , ngejar temen-temen yang lain . saya takut waktu itu bener-bener takut .
meski takut saya berusaha menenangkan diri sambil jalan . Ah cuma halu , begitu terus padahal suara bisikan tadi bener-bener nyata banget . saya lihat diatas temen-temen pada istirahat nungguin saya lagi pada ngopi dan ngobrol sama pendaki lain .
“ aman yun?” tanya mas irpan.
“aman kok mas , tadi ngobrol tapi didiemin sama bapak2 penambang di bawah , udah agak tua sih orang udah ubanan”
pendaki lain yang sudah daritadi duduk disitu menyaut “ lah mba kita dari tadi duduk disini ga ada bapak-bapak lewat”
deg!!
“hah serius mas , saya tadi paspasan sama bapak-bapak baju abu-abu lusuh”
“serius mba ga ada , udah lama kita duduk disini”
“oalah mungkin ga ketemu mas kali”
“iya mungkin mba”
saya langsung diam saja , bergumam dalam hati , oh jadi bapak tadi bukan orang , pantas diam saja .
kamipun melanjutkan perjalanan , sampailah kami di lapangan sebelum puncak . dan ketemu pendaki lain dan disarankan untuk turun karena diatas badai dan bau belerang menyengat banget
karena warga lokal , mas irpan , mas goten dan bang dani tetep lanjut ke puncak .
Saya dan Mas Helmi stay di lapangan saja dan tidak ikut ke puncak. Karena jujur saya ga kuat dengan bau belerang nya. Dan gamau ambil resiko kena badai, nanti malah ngerepotin. Jadi saya memutuskan untuk ga ikut ke puncak
Dibawah bivak saya dan mas helmi membuat mie instan. Semua aman-aman saja sampai Teman-teman yang tadi summit turun.
“ Tadi kita di puncak digodain lagi mba” kata bang dani.
“ Hah digodain gimana bang?”
“Ada yang teriak-teriak gitu dibawah manggilin nama mas goten, padahal yang summit cuma kita bertiga dan dibawah ga ada orang, yang denger cuman saya sama mas irpan, mas goten yang dipanggil malah ga denger katanya”


WWW.PURNAMAQQ.VIP

“ Wah digodain lagi dong, ciyee “ Terus kita ketawa sama-sama. Saya awalnya mau cerita perihal bapak-bapak tadi, tapi saya tahan sih. Pikir saya masih aman kok, saya juga ndak digangguin sama beliau. Cuma dibisikin aja
Setelah selesai kita semua turun dan balik ke tenda. Rencananya hari itu kita mau packing san turun ke basecamp. Tapi karena waktu udah lumayan sore takut kemaleman sampe pos 2 nya. Akhirnya kami sepakat untuk camp 1 malam lagi.
Menjelang malam dan teman-teman semua sudah istirahat. Sial, saya pake acara kebelet pipis tengah malem begini lagi. Awalnya masih saya tahan karena agak takut, tapi lama-lama risih juga. Akhirnya saya bangunin mas Irpan dan minta anterin buat pipis
Untung dia mau nemenin, saya pipis agak meilipir kebelakang, mas irpan bantu senterin. Mas irpanberdiri membelakangi saya. Nah pas udah selesai saya berdiri angkat celana. Pas saya setengah berdiri mata saya liat ada kaki dong dibelakang saya. Deg!!!
“ Astaghfirullah, amit mbah numpang pipis” Langsung saya ajak mas irpan untuk cepet-cepet ke tenda. Saya ndak cerita apa-apa ke dia mas Irpan, Kami langsung masuk tenda dan tidur.
Sangking seringnya saya digodain, saya pun mulai terbiasa. Mungkin karena saya juga sedang halangan mangkanya sekitar saya sensitif.
Yang saya yakinkan bahwa saya niatnya ndak ganggu mereka dan berusaha ndak ngusik mereka.
Ini pengalaman saya mendaki gunung yang paling seram sih versi saya. Karena godaannya dateng terus menerus.
Di gunung lain saya juga sering memang bertemu dengan hal-hal seperti ini, nanti kalau sempat saya buatkan threadnya
Sekian cerita dari saya, pesan saya yang penting kita yakin dan kuatkan iman kalau bertemu dengan hal-hal tak kasat mata. Jangan sampai terbawa suasana dan malah melakukan hal-hal yang justru dapat berdampak buruk untuk kita.
sekian dari saya YUNISUKMA terima kasih

YUK BURUAN GABUNG DAN BERMAIN DI TEMPAT KAMI ..

ADA 4 AGEN BANDARQ YANG AMAN DAN TERPERCAYA 100%


DAN ADA JUGA PERMAINAN SLOT , SPORTBOOK , TOGEL , SBOBET , SABUNG AYAM , DAN PERMAINAN LAINNYA :






























Komentar